menunggu 'selembar' surat keputusan itu ternyata cukup membuat ku agak jenuh. hihi..berkal-kali saya mencoba mengucap syukur dalam keadaan bosan ini. yah seperti itulah..yang kata mamaku menunggu sesuatu yang pasti. satu...dua bulan....masih bersabar. namun ketika berada pada bulan ketiga masa penantian ya Tuhan ampuni aku....ternyata ada sesuatu yang harus ditangani sebagai akibat rasa jenuh ini. Emosi....
sebagai pribadi yang berasal dari etnis yang terkenal dengan emosi yang cukup tinggi (kata orang sih............*mencoba memikirkan penyebabnya, saya mulai kewalahan dalam mengatasi.
Yups.....radar emosiku akhir-akhir ini terlalu cepat naik turun. tidak seperti biasanya. terkadang saya merindukan berada ditengah-tengah teman yang berasal dari salah satu etnis yang cukup pintal menyembunyikan emosinya dan si jelek ku yang selalu bijak mengata-ngatai aku kalau legi emosi....(kisah lama).
tadi malam....(Pukul 11 malam kurang lebih)
(padahal baru selesai doa malam nih).
Juni (salah satu anak kos di rumah): (suara ketukan pintu kamar...) "ka...."
saya : "napa, Jun?"
Juni : "Anita di luar ka."
saya : "Biarin aja" (Karena Anita memang agak nyebelin karena sering keluar malam tanpa pamit)
Juni : "barusan dia nelpon, katanya dia di depan mau masuk"
saya: " Ya udah, biar aku bukain."
beranjak membuka pintu kios dan....melihat dia dengan pacarnya di seberang jalan. Dia nyeberang dan masuk ke dalam rumah. Dan....sial...dia nyelonong aja gitu tanpa ba..bi...bu...
plak.....pintu aku tutup dengan jengkel. udah bela-belain buka pintu tapi bilang makasih atau sori juga ga ada.
Whuzzzzz...tanpa permisi radar emosiku langsung memuncak dan mulai membentak dia dengan mengatakan ga punya etika lah...bla...bla....bla...bla
setelah itu aku masuk kamar dan merasa bersalah. kecewa karena malamku rusak karena harus memarahi si badung itu.. arghhh..masih berpikir aku menanyakan ke si pudan (adik bungsu yang masih megang hp)
"salah nggak...gitu"
"harus nya lebih pedes lagi ka"
Aku cuma senyum dan melanjutkan tidur...
tadi pagi (pukul 9 kurang lebih)
Siap-siap mau keluar rumah...
Sales ATK yang baru datang (padahal baru minggu lalu belanja)
mereka agak cerewet menawarkan barang-barang mereka. Aku hanya meminta barang yang aku perlukan.
tetapi mereka selalu menawarkan walaupun aku bilang stok barang yang ditawarin masih ada. tetap...aja mereka berceloteh.
Akhirnya agak ketus, aku bilang, "Sorry ya ....barangnya masih ada. Ntar kalau kalian datang pasti belanja sesuai dengan barang yang aku butuhkan."
Aku keluar dan menitipkan ke adek supaya dia terima barang yang kupesan ."
Di luar saat nunggu angkot...salah satu mereka masih menggoda berusaha bercanda (sayang aku merasa ga lucu...hahaha...kasian)
dalam angkot aku berpikir...siapa yang salah? mereka cuma melakukan pekerjaan mereka walaupun cara menawarkannya agak norak..dan aku tidak suka karena sepert ada unsur desak mendesak.
haha....masalahnya hanya aku saja yang terlalu sensitif.
hu.hu.....kapan aku bebas dari situasi ini, bagai mana cara mengatasinya. masih butuh perjuangan...
ternyata tida semudah membalikkan telapak tangan ya
Saat ini berdoa agar "selembar" kertas itu segera memanggilku.
Aku percaya semua akan lebih teratasi kalau sudah punya kegiatan yang cukup membuat aku sibuk dan mengabaikan hal-hal sepele seperti pagi ini.
sepele....tapi lumayan buat hati ga enak...
(Namun Tidak akan pernah berhenti berusaha menjalani hidup melakukan yang terbaik)
Rabu, 10 Maret 2010
Minggu, 21 Februari 2010
(Mencoba) Bertahan Tidak Menggerutu
Pernah kah Anda berada di sebuah pertemuan formal? Katakanlah dalam ibadah,seminar atau pertemuan sejenis itu. Kemudian ada seorang petugas yang maju ke podium membacakan pengumumuman atau pemberitahuan. Setelah dua tiga kalimat ternyata ada pengumuman yang keliru atau mungkin salah membacakan. Apa yang akan terjadi setelah itu? Pasti akan terdengar bisik-bisik (gerutu) yang tidak jelas. Seolah-olah mereka sedang membahas kesalahan tersebut. Pertemuan yang seharusnya tertib, berubah menjadi berisik dan jauh dari kata hikmat. Mereka yang menggerutu berusaha mengoreksi kata yang salah dan mulai memberikan pandangan yang menurut mereka benar, ke orang yang berada disamping kiri atau kanan. Kalau menurut saya sih, mereka pamer. Pamer pendapat!
Mudah untuk membayangkan orang yang membacakan pengumuman tadi. Wajah merah padam, grogi, gagap. Kasihan ya? Bagaimana kalau kita dalam posisinya? Uff...ga enak banget,pastinya.
Dalam beberapa situasi, saya sangat menunggu ada orang yang membantu untuk meralat. Kemudian, acara bisa dilanjutkan,bukan? Secara hitung-hitungan waktu, hal ini juga pasti lebih menghemat. Dan menurut saya juga nih...tindakan tersebut lebih gentle.
Bukan menggerutu tanpa solusi. Itulah sebabnya, Saya salut pada orang yang ada dalam situasi seperti ini, cukup hanya tersenyum dan menganggukkan kepala. Terkadang kita memang harus belajar bertahan. Bertahan tidak menggerutu adalah salah satunya :-)
Mudah untuk membayangkan orang yang membacakan pengumuman tadi. Wajah merah padam, grogi, gagap. Kasihan ya? Bagaimana kalau kita dalam posisinya? Uff...ga enak banget,pastinya.
Dalam beberapa situasi, saya sangat menunggu ada orang yang membantu untuk meralat. Kemudian, acara bisa dilanjutkan,bukan? Secara hitung-hitungan waktu, hal ini juga pasti lebih menghemat. Dan menurut saya juga nih...tindakan tersebut lebih gentle.
Bukan menggerutu tanpa solusi. Itulah sebabnya, Saya salut pada orang yang ada dalam situasi seperti ini, cukup hanya tersenyum dan menganggukkan kepala. Terkadang kita memang harus belajar bertahan. Bertahan tidak menggerutu adalah salah satunya :-)
Selasa, 26 Januari 2010
Eror 069 Mesin Fotokopi CANON IMAGE RUNNER 550
Karena ingatan terbatas, sering mengacuhkan buku tulis, akhirnya saya pilih untuk menulis di blog ini. Sewaktu-waktu saya butuh,tinggal saya browsing saja.
(Thanx before untuk panduan mr.dedy by phone...)
Buka pintu depan mesin fotokopi..dan tarik bagian no 1. Akan ditemukan bagian plat seperti jaring-jaring....nah itulah yang kita bongkar. Peristiwa yang saya alami, salah satu kawat yang di dalam (seyogyanya ada tiga) putus.
Buka baut yang menghadap ke kita....buka cover (ingat menyimpan baut,kalau hilang...bisa repot)
Sebelah kiri plat akan ada seperti kunci...bukalah bautnya.
Plat agak ditekan ke bawah dan ditarik setelah agak menarik sedikit ke arah kiri.
Nah...setelah lepas...ambillah posisi enak...di atas meja. Persiapkan kawatnya, obeng dan tang L (saya lupa istilahnya..haha...tetapi saya memakai alternatif lain dengan melepas jepitan klip hitam...yang biasa kita gunakan untuk menjepit skripsi sebelum dijilid.
Kita akan menemukan bagian ujung seperti dua rudal....buatlah disebelah kanan.nah...ada baut 2 buah menghadap ke atas. Silahkan dibuka, balikkan lagi dan lihat lah di sebelah kiri ada 2 baut. Buka baut yang paling pinggir,setelah itu badan akan lepas dan mulai lah mengganti kawatnya.
(Thanx before untuk panduan mr.dedy by phone...)
Buka pintu depan mesin fotokopi..dan tarik bagian no 1. Akan ditemukan bagian plat seperti jaring-jaring....nah itulah yang kita bongkar. Peristiwa yang saya alami, salah satu kawat yang di dalam (seyogyanya ada tiga) putus.
Buka baut yang menghadap ke kita....buka cover (ingat menyimpan baut,kalau hilang...bisa repot)
Sebelah kiri plat akan ada seperti kunci...bukalah bautnya.
Plat agak ditekan ke bawah dan ditarik setelah agak menarik sedikit ke arah kiri.
Nah...setelah lepas...ambillah posisi enak...di atas meja. Persiapkan kawatnya, obeng dan tang L (saya lupa istilahnya..haha...tetapi saya memakai alternatif lain dengan melepas jepitan klip hitam...yang biasa kita gunakan untuk menjepit skripsi sebelum dijilid.
Kita akan menemukan bagian ujung seperti dua rudal....buatlah disebelah kanan.nah...ada baut 2 buah menghadap ke atas. Silahkan dibuka, balikkan lagi dan lihat lah di sebelah kiri ada 2 baut. Buka baut yang paling pinggir,setelah itu badan akan lepas dan mulai lah mengganti kawatnya.
Rabu, 20 Januari 2010
Keangkuhanku
Padahal sudah berjanji untuk lebih disiplin dalam SATE
Masih pertengahan januari...eh udah bolong beberapa kali
Sebenarnya terlalu klise kalau bilang lagi banyak pikiran, banyak mendapatkan kekecewaan
Intinya ,cuma satu...saya terlalu mengandalkan kekuatan sendiri
Betapa angkuhnya diriku....
Kalau saja tidak mengintip salah satu blog favoritku www.tanobato.wordpress.com mungkin saya akan nyaman dengan keangkuhan ini
Lihatlah di 'oleh-oleh convention'ke tiga dari sipenulis
Maaf Bapa.....sempat ku bergantung pada kekuatanku
Masih pertengahan januari...eh udah bolong beberapa kali
Sebenarnya terlalu klise kalau bilang lagi banyak pikiran, banyak mendapatkan kekecewaan
Intinya ,cuma satu...saya terlalu mengandalkan kekuatan sendiri
Betapa angkuhnya diriku....
Kalau saja tidak mengintip salah satu blog favoritku www.tanobato.wordpress.com mungkin saya akan nyaman dengan keangkuhan ini
Lihatlah di 'oleh-oleh convention'ke tiga dari sipenulis
Maaf Bapa.....sempat ku bergantung pada kekuatanku
Senin, 18 Januari 2010
Resolusi 2010 (Tahun baru = Memulai hidup baru)
Mungkin agak sedikit telat,menguraikan resolusi saya di tahun baru 2010 ini.
Setelah mengalami berbagai peristiwa hingga pertengahan Januari (bersama gelak tawa,bahagia,sedih juga uraian air mata) barulah terpikir akan menjadi apa saya di tahun 2010.
Saat memasuki gerbang 2010,secara umum saya telah menyerahkan seluruh hidup saya,dalam tangan-Nya yang kuasa.Apapun yang terjadi, Dia lah Sang pemegang kendali.
Tahun baru ini aku putuskan untuk 'Memulai hidup baru' (ayolah.. .memulai hidup baru tidak harus memiliki arti menikah,bukan??) Banyak teman yang mempertanyakannya,karena saya menulisnya di salah satu jejaring pertemanan yang sangat diminati saat ini.
Yah...saya memutuskan untuk memulai hidup baru..
Meninggalkan yang dibelakang sebagai masa lalu yang disyukuri,karena telah menjadi bagian cerita hidup.
Semua itu patut dikenang.
Kini, saya adalah 80% abdi negara yang lulus semata-mata karena berkat dan anugerah Tuhan Yesus. Ditempatkan di daerah yang benar-benar saya tidak kenal. Sungguh tidak diduga,sebelumnya (sama halnya ketika saya harus kuliah di perguruan tinggi negeri di Bali,setelah sebelumnya menjalani kuliah setahun di perguruan tinggi negeri bidang pertanian di Bogor).
Kalau dipikir-pikir,penyertaanNya sungguh luar biasa.
Dengan pekerjaan baru ini berharap bisa memberi yang terbaik untuk kemuliaan namaNya.
Beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru.,
Berdoa untuk hubungan yang baru (setelah bubar karena tanpa restu orang tua...hiks.. .*menangis guling-guling mode on...* harus menurut pada orang tua biar ga kualat)
Nanti,..sesampainya di tempat baru tertarik untuk memikirkan passive income yang baru..
Ada impian baru yang ingin terwujudkan....
Ingin menyisihkan sedikit rezeki untuk melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang menarik (danau,laut...dan pemandangan indah lainnya)
Lebih teliti dalam setiap pekerjaan (belajar dari cerita sahabat, bahwa atasannya harus 'nombokin' 19 juta,hanya karena salah ketik!(?) Tidak untuk diteladani!!
Belajar lebih banyak lagi dalam memanage waktu dan diri...jangan sampai disia-siakan lagi.
Keluarga dan sahabat. ...jangan sampai terlewatkan..
Memulai hidup baru di umur 26 tahun,saat menyadari sungguh-sungguh bahwa hidup itu sangat berharga dan berlaku hanya sekali.
Hidup ini punya kesusahan tersendiri,tergantung kita mengambil tindakan dan keputusan untuk menghadapinya.
Ya...semua berawal dari keputusan kita.
Dengan bantuanNya, saya yakin kita dapat menciptakan kebahagiaan kita sendiri.
Selamat mengisi lembaran tahun 2010.
Semoga kita lebih bijaksana menjalani tahun ini dan semakin beriman pada Dia Sang pemberi hidup.
Setelah mengalami berbagai peristiwa hingga pertengahan Januari (bersama gelak tawa,bahagia,sedih juga uraian air mata) barulah terpikir akan menjadi apa saya di tahun 2010.
Saat memasuki gerbang 2010,secara umum saya telah menyerahkan seluruh hidup saya,dalam tangan-Nya yang kuasa.Apapun yang terjadi, Dia lah Sang pemegang kendali.
Tahun baru ini aku putuskan untuk 'Memulai hidup baru' (ayolah.. .memulai hidup baru tidak harus memiliki arti menikah,bukan??) Banyak teman yang mempertanyakannya,karena saya menulisnya di salah satu jejaring pertemanan yang sangat diminati saat ini.
Yah...saya memutuskan untuk memulai hidup baru..
Meninggalkan yang dibelakang sebagai masa lalu yang disyukuri,karena telah menjadi bagian cerita hidup.
Semua itu patut dikenang.
Kini, saya adalah 80% abdi negara yang lulus semata-mata karena berkat dan anugerah Tuhan Yesus. Ditempatkan di daerah yang benar-benar saya tidak kenal. Sungguh tidak diduga,sebelumnya (sama halnya ketika saya harus kuliah di perguruan tinggi negeri di Bali,setelah sebelumnya menjalani kuliah setahun di perguruan tinggi negeri bidang pertanian di Bogor).
Kalau dipikir-pikir,penyertaanNya sungguh luar biasa.
Dengan pekerjaan baru ini berharap bisa memberi yang terbaik untuk kemuliaan namaNya.
Beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru.,
Berdoa untuk hubungan yang baru (setelah bubar karena tanpa restu orang tua...hiks.. .*menangis guling-guling mode on...* harus menurut pada orang tua biar ga kualat)
Nanti,..sesampainya di tempat baru tertarik untuk memikirkan passive income yang baru..
Ada impian baru yang ingin terwujudkan....
Ingin menyisihkan sedikit rezeki untuk melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang menarik (danau,laut...dan pemandangan indah lainnya)
Lebih teliti dalam setiap pekerjaan (belajar dari cerita sahabat, bahwa atasannya harus 'nombokin' 19 juta,hanya karena salah ketik!(?) Tidak untuk diteladani!!
Belajar lebih banyak lagi dalam memanage waktu dan diri...jangan sampai disia-siakan lagi.
Keluarga dan sahabat. ...jangan sampai terlewatkan..
Memulai hidup baru di umur 26 tahun,saat menyadari sungguh-sungguh bahwa hidup itu sangat berharga dan berlaku hanya sekali.
Hidup ini punya kesusahan tersendiri,tergantung kita mengambil tindakan dan keputusan untuk menghadapinya.
Ya...semua berawal dari keputusan kita.
Dengan bantuanNya, saya yakin kita dapat menciptakan kebahagiaan kita sendiri.
Selamat mengisi lembaran tahun 2010.
Semoga kita lebih bijaksana menjalani tahun ini dan semakin beriman pada Dia Sang pemberi hidup.
Jumat, 15 Januari 2010
Rindu
Malam-malam tanpa sapamu
Tiap kali ku ucapkan selamat tinggal utk hari yang berlalu
Ada kerinduan yang sangat mendalam
Kekasih hatiku...
Aku rindu setengah mati
Tiap kali ku ucapkan selamat tinggal utk hari yang berlalu
Ada kerinduan yang sangat mendalam
Kekasih hatiku...
Aku rindu setengah mati
Jumat, 08 Januari 2010
R.A.G.U.
Mungkin aku harus mengatakan nya
Aku ragu
Aku ragu untuk alasannya
Aku ragu kau akan menerimanya
Aku ragu kau akan mengikhlaskannya
Aku ragu itu bukan kamu
Aku ragu...
Gambaran itu mulai kabur
Aku ragu
Aku ragu untuk alasannya
Aku ragu kau akan menerimanya
Aku ragu kau akan mengikhlaskannya
Aku ragu itu bukan kamu
Aku ragu...
Gambaran itu mulai kabur
Langgan:
Entri (Atom)
